Review: Delicious Marriage by Indah Hanaco

Sunday, March 27, 2016

Judul : Delicious Marriage
Penulis : Indah Hanaco
Penerbit : Grasindo
Tebal : 234 halaman
Terbit : Febuari, 2016

SINOPSIS

Milly Regitha:
Sangat tahu bagaimana rasanya tatkala cinta berubah menyakitkan. Terluka dan sulit memercayai orang lain, hingga bertemu seorang lelaki lancang.

Keith Bertram:
Semua kisah asmara di masa lalunya mendadak tak lagi bermakna saat bertemu perempuan bermata muram itu. Dorongan tak tertahankan yang ganjil membuatnya ingin menjadi penyembuh, apapun resikonya.

Milly akhirnya membuka hati saat menyadari bahwa hidup memang penuh risiko. Cinta pun bertumbuh tanpa bisa dicegah. Namun, bahkan di minggu pertama pernikahan mereka, badai mulai bergulung. Keith harus bersabar tapi Milly terlalu muak dengan orang-orang yang ingin mencampuri hidupnya. Mungkinkah sentuhan cinta bisa jadi penawar untuk segalanya?


---------------------------------------------------------------
REVIEW

Bekerja sebagai bridal consultan membawa Milly bertemu dengan Keith. Pertemuan mereka tidak sengaja dan membuat Milly beranggapan akan berlalu begitu saja. Namun ternyata Milly salah. Keith bukan laki-laki yang pantang menyerah untuk dapat kenal dengannya.

Melihat sosok Milly yang tanpa sengaja sedang keluar dari sebuah butik, mendorong Keith untuk mengajak Milly kenalan. Ada suatu daya tarik dari Milly yang membuat Keith penasaran ingin kenal sosoknya. Milly mempunyai sinar mata yang redup dan membuat Keith ingin mengetahui penyebab kemurungan gadis itu.

"Aku tahu, buatmu kata-kataku ini terdengar gombal. Kau juga sudah pernah memberitahuku kalau tak percaya cinta pada pandangan pertama. Aku juga begitu, sampai aku melihatmu." (Halaman 42)
Niat untuk kenal dengan Milly ternyata tidak mudah. Keith harus pasrah diusir berkali-kali oleh Milly saat berusaha mendatangi butik tempat Milly bekerja. Empat bulan Keith tidak putus ada. Saat kesempatan untuk dekat dengan Milly menghampiri Keith, tidak disia-siakan oleh Keith. Walau kesempatan itu hanya menemani Milly menghadiri sebuah pesta pernikahan.

Kesempatan kecil mengenal Milly itu membawa Keith semakin mengenal siapa sosok Milly sesungguhnya. Keith juga mengetahui seseorang dari masa lalu Milly yang ingin dilupakannya. Lalu, saat Keith memang serius untuk berhubungan dengan Milly, kenapa Milly menjatuhkan harga diri Keith? Salahkah kalau seorang playboy akhirnya menemukan keseriusannya?
"Bagimu, mengenalku mungkin cuma semacam selingan di sela-sela kesibukan. Kau yang bilang kalau aku sudah membuatmu merasa terhibur. Menurutu apa seharusnya aku merasa tersanjung karena itu? Aku yang cuma kau anggap sebagai hiburn? (halaman 49)
---------------------------------------------
Bukan pertama kali aku membaca buku karangan Indah Hanaco. Namun bisa aku katakan novel ini berbeda dari tulisan penulis sebelumnya. Novel ini bergenre dewasa dan terlihat kalau penulis lebih berani dalam menuangkan ide ceritanya.

Cerita yang diangkat menarik. Dua karakter yang coba ditunjukkan memiliki latar belakang masalah yang bertolak belakang. Namun dengan mudahnya penulis mengaduk-adukan perasaan pembacanya. Banyak sekali nilai positif yang coba disampaikan penulis kepada pembaca novel ini dan aku rasa penulis berhasil.

Aku suka sekali dengan karakter Keith dalam Delicious Marriage ini. Sabar namun dia tegas dalam menentukan pilihan. Apa yang dilakukannya juga sudah diperhitungan dengan matang. Aku suka bagaimana Keith menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan Milly. Lagi-lagi karakter cowok dalam karyanya Indah Hanaco memiliki ciri khas fisik yang membuat pembaca jatuh cinta dengan mudah.

Aku patut memuji akan konflik yang dihadirkan penulis dalam bukunya kali ini. Dengan dua latar belakang tokoh utama yang berbeda, membuat konflik yang hadir diantara mereka terasa alami apa adanya. Namun kesal sekali saat tokoh Milly dengan pasrah membiarkan konflik itu berlarut-larut tanpa usaha menghubungi Keith. Tapi mungkin disitu serunya cerita ini kan?

Menggunakan alur maju mundur tidak membuat pembaca kesulitan dalam menikmati keseluruhan cerita ini. Namun, adanya pencampuran sudut pandang kepenulisan sedikit aku sayangkan. Novel ini lebih banyak menggunakan sudut pandang orang ketiga tapi menjelang pertengahan buku penulis membawa sudut pandang kedua tokoh utama. Menurutku akan lebih baik biarkan saja memakai sudut pandang orang pertama dari sisi Milly dan Keith saja. Sehingga pembaca menjadi lebih masuk akan perasaan masing-masing.

Aku suka menyayangkan ada beberapa plot yang dibiarkan harus berakhir begitu saja dan saat aku membalikan halaman selanjutnya, sudah dihadapkan dengan plot yang baru. Entahlah, aku rasa jika plot yang terpaksa dibiarkan menggantung dan dibuat lebih panjang sedikit, pembaca akan menikmati konflik yang Keith dan Milly rasakan.  

Aku sudah katakan jika novel ini bergenre dewasa. Jika saat kamu membacanya dan menemukan adegan dewasanya lalu kamu mengeluh akan hal itu, maka cermat lah dalam memilih bacaan. Tapi aku katakan jika porsi dewasa yang coba ditampilkan penulis masih dikategorikan aman untuk dinikmati 17+.

Overall, dalam menjalani sebuah hubungan terkadang yang kita perlukan hanyalah mengikuti kata hati. Mencoba mengambil resiko yang ada dan merasakan kebahagiaan sesudahnya.

Selamat jatuh cinta sama sosok Keith!

  

  
Regrads,

APRL  

2 komentar:

adin dilla said... Reply Comment

Saya malah bingung dengan maksud kover novelnya yang aneh itu. Tapi saya tertarik dengan ceritanya, apalagi perubahan pandangan yang tidak percaya cinta pada pandangan pertama. Mbak Indah memang jagonya bikin cerita romance

Hilda Aprilia said... Reply Comment

@adin dilla: Iya, baca Din. Genre baru Mbak Indah ini kece deh..

Blog contents © Book world 2010. Blogger Theme by Nymphont.