[Blog Tour] Review: Cinderella Teeth by Sakaki Tsukasa

Wednesday, December 16, 2015

Judul : Cinderella Teeth
Penulis : Sakaki Tsukasa
Penerbit : Haru
Tebal : 272 halaman
Terbit : Oktober 2015

SINOPSIS

Saki ditipu oleh ibunya sendiri hingga gadis itu harus bekerja di sebuah klinik dokter gigi. Padahal, ia benci dokter gigi!

Namun, musim panas itu akan menjadi musim panas yang berarti bagi Saki. Pasien-pasien yang berkunjung ke klinik tersebut ternyata memiliki rahasia-rahasia unik. Belum lagi, seorang pemuda di klinik tersebut mulai menarik perhatian Saki.

Dapatkah Saki menghadapi phobia-nya, pasien-pasien, dan cinta yang datang bersamaan dalam satu musim panas?


REVIEW

Kano Sakiko (Saki) seorang mahasiswi tingkat 2 berumur 18 tahun. Kano Sakiko berpenampilan biasa saja. Dia tidak cantik juga bukan merupakan mahasiswi cerdas. Kano Sakiko bersahabat dekat dengan Kakio Hiromi (Hiro). Saat menjelang liburan musim panas, mereka merencanakan untuk mengambil kerja paruh waktu dengan gaji lumayan besar. Hal itu dilakukan karena mereka ingin mendapatkan uang tambahan untuk pergi jalan-jalan saat kuliah mereka sedikit sengang di tingkat ketiga.

Hiro memustukan untuk bekerja paruh waktu di Okinawa sebagai guest house sedangkan Saki belum menemukan pekerjaan paruh waktu yang sesuai. Namun, keberuntungan masih berpihak pada Saki. Saki ditawari bekerja paruh waktu sebagai resepsionis di tempat kenalan mamanya.
Berbekal memo yang diberikan mama Saki, Dia pun pergi kesebuah klinik yang menjadi tempat bekerjanya selama liburan musim panas.

Namun Saki tidak menyangka ternyata klinik yang ditulis mamanya di memo merupakan klinik gigi! Padahal sejak kecil Saki sangat benci dokter gigi!

"Dari kecil aku paling benci dokter gigi. Bayangkan bau antiseptik dan dokter mencurigakan memakai masker! Dan lagi suara ngiiing!" (halaman 4)
 Karena sudah terlanjur datang ke tempat yang ditulis mamanya, Saki akhirnya bekerja paruh waktu di sebuah klinik gigi tersebut. Saki yang tidak tahu apa-apa mengenai dunia kedokteran dan sangat takut saat mendengar suara mesin saat seorang pasien sedang diperiksa giginya, Saki mendapatkan berbagai pelajaran berharga di klinik gigi Shinagawa Dental Clinic.

Trauma masa kecil yang dihadapi oleh Saki berkaitan dengan dokter gigi perlahan menghilang seiring berjalannya waktu saat Saki bekerja di klinik tersebut. Saki bertemu dengan banyak pasien, menghadapi banyak masalah yang dihadapi pasien dan melihat secara langsung bagaimana orang yang bekerja di klinik tersebut mengatasi masalah yang ada. Ternyata tidak semua klinik gigi menyeramkan seperti bayangan Saki. Di Klinik Shinagawa Saki menemukan hal yang berbeda.

Tanpa terasa waktu bekerja Saki di klinik Shinagawa sudah selesai. Padahal dia baru mengenal sosok Yotsuya. Seorang tekniker gigi yang mencuri perhatiannya. Bagaimana akhirnya Saki menjalani hari-harinya di klinik Shinagawa? Lalu bagaimanakah hubungan Saki dengan Yotsuya?
-----------
Jujur saja ini adalah kali pertamaku membaca cerita dengan label J-lit. Saat aku tahu penerbit haru menerbitkan novel ini, aku pikir kisah didalamnya pasti mengandung humor. Hal itu karena cover yang diberikan menurutku eye catching dan lucu. Awalnya aku juga berpikir buku ini merupakan komik kartun, ternyata merupakan novel.

Namun dugaanku itu salah saat memulai membaca kisah ini. Sinopsis dibelakang buku terkesan menggambarkan cerita didalamnya akan penuh dengan humor tapi ternyata penuh dengan misteri. Aku tertipu akan sinopsis yang diberikan.

Berbicara mengenai tokoh, Tokoh Saki yang digambarkan benci sekali dengan dokter gigi dan terjebak bekerja paruh waktu disebuah klinik gigi membawa sebuah poin menarik saat mulai membacanya. Aku langsung penasaran mampukah Saki bertahan bekerja disebuah lingkungan yang sangat Dia benci sejak kecil? Apalagi Saki bertemu dengan rekan kerja yang cukup mengagetkannya.

Bekerja di klinik gigi membuat Saki dihadapkan dengan berbagai pasien yang memiliki bermacam-macam masalah yang berbeda. Penulis membawa pembaca untuk ikut serta akan kisah Saki yang perlahan mempunyai pandangan berbeda dengan ketakutannya sejak kecil.

Saki yang digambarkan sebagai sosok mahasiswi yang tidak memiliki kecerdasan diatas rata-rata, tapi secara mengejutkan Saki menjadi tertarik dengan dunia kedokteran gigi. Hal itu tidak terlepas karena tokoh yang langsung menarik perhatianku, Yotsuya.

Novel ini merupakan novel terjemahan tapi aku harus mengakui memiliki bahasa yang enak untuk dibaca. Tidak kaku dan tidak membuat pusing pembaca. Setiap istilah jepang taupun berkaitan dengan gigi disertai dengan catatan kaki. Hal itu memudahkan pembaca yang tidak tahu apapun mengenai Jepang dan dunia kedokteran gigi mendapatkan ilmu saat membaca kisah ini.

Overall novel ini memiliki tema yang unik. Aku belum pernah membaca atau menemukan novel dengan tema unik serupa. Membaca novel ini juga memberikanku pelajaran jangan menilai sebuah buku dari penampilan cover dan sinopsis semata, karena ternyata isi ceritanya bagus banget! Konflik yang dihadirkan penuh dengan teka-teki yang membuatku tidak sabar untuk terus membalik halaman demi halaman untuk tahu jawabannya.
Untuk penyuka sebuah kisah yang penuh dengan teka-teki, buku ini sangat aku rekomendasikan untuk dibaca!




Selamat membaca!

56 komentar:

Ahmad Abdul Muiz said... Reply Comment

Kukira juga ini komik atau novel komedi, jadi malas mau ngincer buku ini. Padahal aku penggemar J-lit-nya Haru.

Hilda Aprilia said... Reply Comment

@Ahmad Abdul Muiz:Tapi seru loh ceritanya :D

Ridzki said... Reply Comment

Ngebayangin kalau aku berada di posisi Saki yang benci banget sama sesuatu yang dibenci sejak sekali dan aku harus terjebak sama sesuatu yang dibenci. Pasti aku mengerti perasaan Saki.
Sepertinya novel ini cukup menarik apalagi dengan sinopsis yang menipu >_< penasaran deh.

Asri Rahayu MS said... Reply Comment

Aku itu ngebayangin kalau Saki itu aku. Yang memiliki kebencian terhadap sesuatu hal, dlm hal ini dokter gigi. Kalau aku males sih kalau ke dokter gigi. Jadi, penasaran dengan sinopsisnya yang rada sedikit "menipu". Harus punya ini buku berarti.

피르다 입니다!👩 said... Reply Comment

Sepertinya seru, lumayan buat nambah koleksi J-Litnya Haru :3 wah, diliat dari cover dan sinopsis, aku kira cerita pasti menyenangkan dan komedi. Tapi setelah liat review-nya.... buku ini pasti penuh misteri/? Jalan ceritanya beragam. Ga sabar pengen baca><

ahmad reza said... Reply Comment

Dari sinopsis kayanya keren banget, apalagi aku otaku dan suka banget sama jepang-jepangan. Kisahnya juga ga pasaran, bekerja di suatu tempat yang malah tempat itu menakutkan bagi diri kita tapi ga lama malah jatuh cinta dengan pekerjaan itu. Keren keren. Terus katanya banyak kejutan di dalam novel itu? Penasaraaannnn

Anggiify said... Reply Comment

seriusan ini bukan novel komedi? cover nya cheerfull gitu..
suka sm genre yg ada teka-teki nya.. target koleksi selanjutnya nih^^

MohaSurya.finishing mobile blog said... Reply Comment

Kalo orang yang enggak tahu pasti ngira novel Cinderella Theets ini novel humor atau enggak komik humor:D Padahal mah Novel yang diselimuti olh misteri:3.Saki pobhia sama dokter gigi??Hahaa seru deh keknya.Suka sama teka-teki getoohh.Buat penasaran sama nggreget.Si deh J-lit pulaa dari Penerbit Haru pulaa!

Amre Lisha said... Reply Comment

cover'nya cute ih... ^^
aku suka bagian yang menjelaskan Saki akhirnya sadar bahwa nggak semenakutkan itu ke klinik gigi/dokter gigi, prosesnya juga nggak semenakutkan apa yang dibilang orang-orang cuman memang rada ngilu aja. Bagi anak-anak memang ke dokter gigi-klinik gigi jadi momok menakutkan tersendiri. Buku ini menjelaskan tidak tentang tahap-tahap pemeriksaan gigi, setidaknya adekku yg SD bisa baca juga nggak buku ini? hihi,

Diddy Syaputra said... Reply Comment

Haha XD. Sebelumnya Saya juga berpikiran bahwa Cinderella Teeth mengusung komik atau nggak dongeng. Ternyata lagi-lagi Saya kualat karena melanggar ungkapan "Don't judge a book by it's cover." Hihi. Sepertinya Saya harus banyak belajar untuk tidak terpaku dengan balutan cover plus sinopsisnya. Top!

Kiki Suarni said... Reply Comment

Seru bgt pasti keseluruhan ceritanya. Review nya aja seru gini, apa lagi isinya, pasti lebih gokil. Covernya cute kayak komik gitu. Bagus.
Ini sebuah cerita ringan tapi menghibur. Dokter gigi, kita dibawa menyelami dunia pfofesi yang banyak ditakuti orang, terutama anak2.
Uniqie!

Ve Dallas said... Reply Comment

Baiklah. Mendengar kata misteri dan teka-teki sudah membuatku penasaran. Pengen baca novel ini :)

Ve Dallas said... Reply Comment

Baiklah. Mendengar kata misteri dan teka-teki sudah membuatku penasaran. Pengen baca novel ini :)

Rizki Oktavia said... Reply Comment

Wah! terima kasih ya kaa atas review nya ^^
Setelah baca review nya jadi ada gambaran gimana isi cerita dari novel Cinderella Teeth ini.
Review nya juga bikin aku jadi penasaran.. membuatku tertarik ingin membaca lebih lagi.

Siti Nuryanti said... Reply Comment

Kupikir, ini kisah-kisah princess buat anak-anak, saat sepintas kulihat covernya..eeh ternyata seorang mahasiswa :).

Faizah Alika said... Reply Comment

Aku suka reviewnya,enak dibaca dan lengkap
kira uda kerja "tetap"gitu,setelah liat sinopsis sama review ternyata ngambil kerja paruh waktu hihihihi

Ananda Nur Fitriani said... Reply Comment

Covernya manis banget >.< duh ga bohong deh!
Reviewnya menarik kak! Singkat tapi lengkap. Bikin makin penasaran nih, hihi ^^

mega widya said... Reply Comment

Baca reviewnya, nama2nya menggunakan nama jepang karena ini novel terjemahan dan yang membuatku tertarik yah karena novel termasuk terjemahan...

Wening Purbawati said... Reply Comment

cover dari penerbit haru selalu bikin jadi pengen punya deh

Ana Anggraini said... Reply Comment

Covernya kayak bukan novel yah tapi kayak buku pengetahuan anak2 gitu,bagus:) Judulnya juga menarik,jadi pengennn.... ini sekian kalinya ikut GA Cinderella teeth Haakhakhak:D tp gak menang2 dan msh begitu penasaran dgn ceritanya:D Bhaakk

Arum Okta Sukarta said... Reply Comment

Pas baca review nya kok lucu aja gitu ya ,kayaknya seru aja ini novel trus pas bacanya aku malah kebayang nya film kartun bukan orang biasa gitu , apa mungkin ini terpengaruh dari cover nya kali yaa

Arum Okta Sukarta said... Reply Comment

Pas baca review nya kok lucu aja gitu ya ,kayaknya seru aja ini novel trus pas bacanya aku malah kebayang nya film kartun bukan orang biasa gitu , apa mungkin ini terpengaruh dari cover nya kali yaa

Milaarn said... Reply Comment
This comment has been removed by the author.
Aubrey Biancanitta said... Reply Comment

Baca review nya jadi makin pengen bukunya kak;3 Aku sukaa konflik yang penuh teka-tek hihi,covernya juga uchul;3

Naning Pratiwi said... Reply Comment

Covernya keren.. :D
Ternyata trauma nggak bukan cuma tentang masa lalu yang menyedihkan. Dokter gigi bisa jadi kenangan yang menyeramkan. :D :D :D
Rebiewnya jempol deh :D :D

Saharani Indriyanti said... Reply Comment

covernya imut, gak nyangka kalo isinya lebih ke arah teka teki layaknya novel detektif XD

Rizky Novianti said... Reply Comment

Jadi ini covernya ngajakin main tebak-tebakan ya. Imut gini euy covernya tapi setelah baca reviewnya ternyata lebih mengarah ke yang ngeri-ngeri *eh* kaya trauma begitu. Yok coba yang beda XD

Veny Prasetyowati said... Reply Comment

Cover unik, tema menarik, blurb yang menipu dan .... ini novel terjemahan Jepang, lengkap untuk masuk dalam wishlist-ku :)

Aya Murning said... Reply Comment

Kayaknya yang nipu nih bukan cuma sinopsisnya, melainkan cover-nya juga. Sekilas lihat + baca si cover dan sinopsis, aku pun tak mengira kalau isinya pada main teka-teki. :D

Maggie Chen said... Reply Comment

covernya kayaknya sedikit menipu ya. Aku malah ngira ini J-Toon loh bukan J-lit. Covernya terlalu kekanakan gitu, tapi tetep demen. Cover Haru emang paling bagus XD Dan anyway, reviewnya bikin penasaran sama bukunya deh.... :(

Its Nessie said... Reply Comment

Ih prill aslik pengen banget bukunya. Iya covernya itu gak nahan bgt belum lagi, ditambah review'an mu yg buat diriku makin kekeuh untuk memiliki buku ini. Nyebelin bgt reviewan kamu, karena berhasil buat aku penasaran. Aku ini selain penyuka cerita romance jg penyuka cerita misteri tp bukan misteri yg horor gt ya hahahha. Tapi sebenarnya enak juga jadi Saki kerja di sebuah klinik dokter gigi, bukankah dengan begitu ia jd dapat menghilangkan phobianya terhadap dokter gigi (eh bentar ini bener gk sih Saki beneran bisa ilangin phobianya? Kok aku belum baca aja sok tau ya) udh gt dia bisa ketemu Yotsuya lagi yg katanya tampan itu. Hah berterima kasihlah Saki kepada ibumu tercinta. Hehhehe

Terry Irawan 3 said... Reply Comment

Haru covernya unyu sekali. Bener, diliat dari bungkusnya mirip-mirip cerita anak gitu, komik-komik lucu. Baru tahu kalau ini novel, tentang klinik gigi pula. Sesuatu hal yang cukup dekat dengan saya. Baca ini boleh juga, siapa tau ada beda antara dental clinic Jepang sama Indonesia.

Ayyu said... Reply Comment

Covernya lucu binggow :) jadi makin penasaran sama ceritanya setelah baca reviewnya

Mila Rhmatunnisa said... Reply Comment

Cover + sinopsis + isi menipu abis XD tapi itulah yang bikin penasaran pembaca dan bisa jadi surprise dan unpredictable. Aku belum pernah baca karya penulis jepang yang aku sering baca terjemahan penerbit haru adalah karya penulis korea. Wah penasaran bagaimana isi buku ini. Semoga kesampian membacanya Sakiiii i'm want to read your story ^_^

Farah Fahmi said... Reply Comment

Pertama kali lihat covernya, aku juga ngiranya J-toon, ternyata novel haha. Dan ya, selain itu humor juga salah satu gambaran aku waktu lihat covernya dan setelah baca review ini, ternyata aku salah lagi-_- Oiya, ngomong2, itu serius penuh teka-teki? aku suka banget novel ginian^^

Unknown said... Reply Comment

Covernya unik n lucu, reviewnya buat penasaran semisterius apa sih novel ini, padahal dari sinopsisnya juga kayaknya ceritanya cukup simple. Tapi gak taulah sebelum baca novelnya. Jadi penasaran sayanya pengen baca...

Sofhy Haisyah said... Reply Comment

Buku terbitan Haru yang sejauh ini sudah aku baca memang bagus-bagus semua ^^ Tapi, kok baru ini yaa cover, sinopsis, sama isi ceritanya agak beda.. Bikin penasaran juga >_< Padahal, penilaian awal liat covernya aku mikir nih novel ceritanya ada romance-nya (efek kisah cinderella), terus ada comedy-nya, tapi eh ternyata detektif-detektifan..

Putri Prama said... Reply Comment

Waktu ke gramedia sempat lihat novel ini, karena lagi bokek nggak jadi beli, deh. Bukunya agak kecil imut-imut gitu. Dari covernya kupikir ini novel komedi, tapi dari reviewnya malah ada misterinya. Jadi tertarik untuk baca ^_^

Cahya Widyastutik said... Reply Comment

Kovernya bikin jatuh cinta, entah kenapa langsung penasaran dengan wajah dibalik masker itu. Semacam ngasih teka - teki.
Saki, aku ngga bisa bayangin jadi kamu. Dimana bekerja di tempat yang bisa membangkitkan rasa trauma kamu. Pastinya menarik banget untuk diketahui lebih dalam.

Tanya Fransisca said... Reply Comment

Haru selalu menangin hatiku buat cover
^^
Aku kira ini kisah anak kecil yg phobia ke dokter gigi
Ternyata tokohnya udah remaja
Gimana ya caranya saki menghilangkan phobianya? Apa aku juga bisa menghilangkan phobiaku?

Phobiaku terhadap kecoa ><
Apa aku harus bekerja di dokter kecoa juga?
Hihihihi
Tapi emang ada ya???

Meilina Istanti said... Reply Comment

Aku kira novel komedi, ternyata bukan ya. Tapi dari reviewnya novel ini menarik juga :v

Adriani Febrian said... Reply Comment

Bagus reviewnya bagus kak :D well, aku juga sama kya kakak. Udah yakin dari awal kalo buku ini pasti mengandung humor karena kovernya cutee bangett >,< aku juga sama nih sama si Saki, takut sama dokter gigi :3 hehehe

nunaalia 79 said... Reply Comment

Sama dengan Hilda, beberapa kali melihat covernya (sekilas doang sih hehee ) kukira ini komik ternyata novel ya? Dari jepang pula. Jadi penasaran juga pingin baca. Walaupun aku nggak punya masalah dengan dokter gigi, tapi hal-hal tentang klinik gigi dengan segala aktifitasnya sepertinya seru untuk menambah pengetahuan, dan novel ini bisa jadi sumbernya.

Mawar Hs said... Reply Comment

Covernya lucuuu... dan aku suka sama Jepang :)

Nina Denisa said... Reply Comment

Baca sinopsisnya aj seru bgt kl q jadi saki q gatau harus buat apa hal yg q benci dr kecil tiba memaksakan q buat terjun ke situ langsung mw pinfsan pun q ga sanggup kl phobia tuh susah diilangin apa lagi kaya saki benci bgt doktet gigi

Rizky Mirgawati said... Reply Comment

Awalnya aku pikir ini komik loh, pril ternyata J-Lit itu berarti novel utuh dunk, ah pengen banget bacanya. Apalagi kamu bilang ini penuh teka-teki, dan terjemahannya enak dibaca, pengen membuktikannya sendiri :D

gestha reffy said... Reply Comment

Reviewnya keren kak,bikin makin penasaran.
Udah nyangka sih sebelumnya kalo ini J-Lit. Yang ga nyangka tuh ternyata ini tentang gadis 18 yang mencoba menghadapi sesuatu yang pernah jadi ketakutannya. Tadi aku pikir ini tentang cinderella gigi beneran:p hehe.. Aku penasaran gimana cara Saki ngadepin pasien-pasiennya dengan macem2 karater ,pasti seru

Unknown said... Reply Comment

Wah keren makin penasaran nh setelah melihat reviewnya :D
aku juga udh ngira waktu baca sinopsisnya pasti si saki punya trauma sama dokter gigi, tapi yg bikin aku makin penasaran itu pas kamu bilang isi cerita novel J-Lit ini penuh dengan teka-teki :D

cath said... Reply Comment

wahhh ternyata beda banget ya isi ceritanya sama sinopsis dan covernya, sama seperti yang lain aku juga kira novel ini ceritanya dan penuh humor, tapi ternyata malah misteri yang menarik ya, keren

Dian S. Putu Amijaya said... Reply Comment

Dokter gigi memang punya aura menyeramkan, khususnya buat anak-anak. Kalau sampai punya pobia dokter gigi, normal sih.
Kayaknya, novel ini seru, nih.

Andini Vidyalestari said... Reply Comment

Dilihat dari sinopsisnya keliatannya novel ini menarik. Apa lagi cover dan judulnya benar - benar unik! Biasa mau baca kalau judulnya keren sih.

Nova Indah Putri Lubis said... Reply Comment

waktu baca judulnya, aku mikir apa hubungannya cinderella ama gigi...?? apa peri di buku ini peri gigi...?? huahha... ternyata aku salah... ternyata ceritanya tentang Saki dan pengalamannya dengan hal2 berbau gigi dan mulut... hmm, buat aku yang punya trauma dengan dokter gigi, cocok nih baca begini biar tau sudut pandang lain tentang gigi dan mulut... :D

Terima kasih reviewnya ^^

Rosyida Salsabila said... Reply Comment

Ini sampulnya kok unyuu begini. Aduh biki mupeng aja. Dan konfliknya seruuu! Tentang gimana seorang Saki dalam menghadapi fobianya. Aduh gimana ya, gimana ya. Hmm. Semoga bisa ya dapat buku ini.

Mukhammad MaiMOENS said... Reply Comment

penampilan memang bisa menipu. begitu juga sampul buku. hee... jadi jangan menilai buku dari sampulnya. Kenalilah "isi"nya

Agatha Vonilia said... Reply Comment

Waktu pertama kali lihat novel ini launching di twitter waktu itu, aku pikir ini sebuah buku cerita untuk anak kecil. Eh ... Ternyata bukan. Lebih terkesan non-fiki sih kalau menurutku. Jadi, tambah ilmu juga.

Aku mau mengomentari review kakak dulu ya, ada 3 poin penting yang mau aku komentarin :

1. Bahasa, kakak menggunakan bahasa yang menurutku agak sedikit kaku. Penjabarannya sudah cukup baik kok kak namun kalau buatku sebagai readers, gaya bahasa kakak cukup formal kak. Reviewnya juga kurang detail sedikit sih mengenai 3 tokoh utama yang aku baca dari review kakak.

2. Kelemahan dan kelebihan novel, kalau aku baca secara menyeluruh kakak tidak menyinggung tentang kelemahan novel tersebut. Kakak lebih terfokus pada kelebihan novelnya.

3. Poin penting menurutku, quotes yang kakak tuliskan. Menurutku sih kurang kak soalnya biasanya nih para readers suka sekali dengan quotes. Terkadang aku jadiin pedoman sebagai semangat aja. Hehehee

Selebihnya review kakak ini simpel dan sederhana. Thank you kak :)

Leny Hermi said... Reply Comment

Menarik sekali, covernya lucu, keren isinya juga ada seputar istilah kedokteran gigi yg sangat bermanfaat, aku jadi makin penasaran dan sdh tidak sabar buat baca.

Blog contents © Book world 2010. Blogger Theme by Nymphont.