Review: Cinta Akhir Pekan by Dadan Erlangga

Wednesday, February 3, 2016

Judul : Cinta Akhir Pekan
Penulis : Dadan Erlangga
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tebal : 340 halaman
Terbit : November, 2015

SINOPSIS

Arlin yakin ia telah diperkosa!

Setelah menginvestigasi dan menginterogasi keempat teman prianya yang menginap dan berpesta di suatu akhir pekan, semua punya alibi yang meyakinkan bahwa mereka bukan pelakunya. Lalu, siapa?

Dunia dan masa depan Arlin runtuh dalam semalam. Ia bahkan sempat memutuskan akan mengakhiri hidupnya karena tak sanggup menanggung aib dan malu.

Ketika akhirnya salah seorang mengaku sebagai pelakunya dan bersedia bertanggung jawab, Arlin tak serta-merta percaya. Arlin mengenal pria itu sejak di bangku SMP, dan dia terlalu baik untuk melakukan hal sebejat itu.

Ironisnya, Arlin harus menerima pernikahannya agar benih yang ia kandung tidak dicap sebagai anak haram. Arlin bertekad melampiaskan kemarahannya dan menjadikan pernikahan mereka sebagai neraka bagi pria itu. Hingga sebuah rahasia tersibak, membuat Arlin percaya bahwa cinta yang tulus benar-benar ada…


----------------------------------------------
Berawal dari kebohongan yang dibuat Arlin kepada Ibunya untuk pergi berlibur bersama sahabat baiknya Dita, Arlin mendapatkan suatu masalah yang tidak dia duga.
Arlin terbangun pada suatu pagi dengan keadaan sakit yang dia derita. Arlin mabuk malam itu dan tidak dapat mengingat hal yang menimpanya dengan jelas. Namun, sama-samar dia mengingat suatu kejadian buruk yang dia derita. Desahan yang ditimbulkan oleh laki-laki yang telah merebut hal yang paling suci dari dirinya. Sakit yang dia rasakan pagi itu adalah menjadi bukti yang tidak terbantahkan.

Arlin dihinggapi rasa bersalah tiap harinya. Tidak berhenti dia merasa dirinya telah kotor dan hina. Sampai suatu saat mimpi buruk itu datang. Arlin hamil. Arlin tidak percaya dengan apa yang menimpanya! Bahkan dia saja tidak tahu siapa yang sudah memperkosanya.

Sejak dahulu Arlin dikenal sebagai anak baik dan penurut. Apa yang menimpanya menjadi suatu pukulan telak yang disesali Arlin. Belum lagi dia melihat Ibunya menderita karena itu.  Namun, keluarga adalah menjadi tempat dimana kamu berlindung disaat sedang menghadapi masalah pelik sekaligus bukan?
Ibu Arlin dengan sabar melakukan segala hal yang terbaik untuk membantu Arlin. Termasuk mencari siapa pelaku yang memperkosa Arlin.

Sampai sosok itu datang. Sosok yang sangat ingin Arlin bunuh dan menerima akibat yang setimpal dengan perbuatannya. Sosok yang mengaku telah melakukannya ialah Chandra. Teman semasa SMP Arlin. Seakan kebencian Arlin tidak cukup dengan kemunculan Chandra, Arlin dihadapkan dengan keputusan yang telah dibuat oleh Ibunya dan keluarga Chandra. Arlin harus menikah. Menikah dengan sosok yang paling dia benci. Sosok yang sudah membuat harinya hancur. Sosok yang tidak dia cintai. Arlin juga harus menghapus perasaan terpendamnya akan laki-laki yang sejak dulu dia cintai.

Arlin terpaksa menjalani kehidupan pernikahan hanya demi anaknya dan juga menghilangkan pandangan buruk yang timbul dari tetangga di rumahnya. Namun ternyata menjalani pernikahan dengan Chandra memberikan penilaian baru pada Arlin sekaligus fakta yang mengubah kehidupan pernikahannya yang sedang berjalan harmonis. Bagaimana reaksi Arlin saat mengetahui rahasia yang selama ini disimpan rapat-rapat darinya?
-------------------------------------------
Jujur saja, aku membaca buku ini karena terpengaruh dengan review banyak teman-teman yang mengatakan novel debut ini bagus. Ditambah dengan informasi yang aku baca kalau kisah ini pernah ditampilkan di wattpad dan aku belum pernah membacanya sebelumnya. Bermodal nekat, aku mulai membaca debut Dadan ini. Voila, Dadan Erlangga berhasil menguncang emosi akan setiap konflik yang dia berikan dalam karya debutnya.

Mengangkat tema yang sebenarnya sudah umum ditemukan di novel romance serupa, namun dengan racikan diksi yang tepat penulis membuat novel ini memiliki tempat tersendiri bagi pembacanya. Menggunakan sudut pandang orang ketiga, penulis mampu memahami seluk beluk perempuan dan bagaimana karakter laki-laki dengan baik. Jujur saja, aku salut dengan penggambaran penulis mengenai apa yang diderita Arlen si tokoh utama dalam cerita ini. Aku juga salut bagaimana penulis mampu mendeskripsikan mengenai pemeriksaan kehamilan seorang perempuan dengan baik. Dibalik ternyata penulis adalah seorang laki-laki.

Aku suka bagaimana penulis membawa kisah ini secara keseluruhan. Dibuka dengan konflik secara terbuka di awal bab tidak membuat rasa penasaranku sebagai membaca cepat hilang. Penulis berhail mengaduk-aduk perasaanku sebagai pembaca perempuan disepanjang cerita ini. Aku sempat mengira konflik sudah berakhir di tengah cerita, namun wow! Aku menemukan twist yang tidak terduga. Penulis berhasil membawa cerita di debutnya tidak ditebak oleh pembacanya.

Berbicara mengenai tokoh yang hadir dalam cerita ini, aku jatuh cinta dengan Chandra. Chandra menjadi sosok laki-laki yang langsung dapat dicintai oleh pembaca dengan perilaku sederhananya pada orang yang dia cintai. Aku tidak tahu apa yang menginspirasi penulis saat menuliskan karakter Chandra ini. Sosok cowok yang mempunyai ketulusan amat besar akan perempuan yang dia cintai.

"Aku bahkan tidak hanya jatuh cinta, tapi juga benar-benar mencintai dan menyayangimu, Ar. Dan perasaanku sekarang tidak timbul tenggelam. Aku benar-benar sudah sangat yakin." (halaman 255)
Sosok perempuan mana yang tidak luluh hatinya diperlakukan dengan tulus oleh laki-laki seperti Chandra?

Overall, novel ini aku rekomen untuk kalian baca. Mungkin line Amore gramedia yang paling bagus menurutku. Aku sangat menantikan tulisan Dadan selanjutnya.




Selamat Membaca dan jatuh cinta akan sosok Chandra!

Regrads,
APRIL

4 komentar:

Brian said... Reply Comment

Haduh mba.. gara-gara review ini jadi makin nambah deh daftar wishlist saya hehe.

Saya suka novel yang konfliknya rumit seperti itu. Jadi penasaran hehe

Puji P. Rahayu said... Reply Comment

Ahh, baru baca review ini dan penasaran setengah mampus. Penasaran deh sama awal-awal novelnya. :"

Hilda Aprilia said... Reply Comment

@Brian Yey! kamu harus baca. Novelnya bagus banget :D

Hilda Aprilia said... Reply Comment

@Puji P. Rahayu Sama :( Aku baca buku ini juga karena penasaran >.<

Blog contents © Book world 2010. Blogger Theme by Nymphont.